Mengenal Wallpaper: Pengertian, Jenis, dan Cara Memilih yang Tepat Buat Rumahmu!

Table of Contents

Wallpaper, atau yang dalam bahasa Indonesia sering disebut kertas dinding, adalah material dekoratif yang digunakan untuk melapisi dan menghias dinding interior ruangan. Wallpaper hadir dalam berbagai macam motif, warna, tekstur, dan bahan, menjadikannya pilihan populer untuk mengubah tampilan ruangan dengan cepat dan relatif mudah. Penggunaan wallpaper bisa memberikan sentuhan personal dan gaya yang unik pada ruangan, berbeda dengan cat dinding yang cenderung lebih polos dan standar.

Apa yang Dimaksud dengan Wallpaper

Sejarah Singkat Wallpaper

Asal Mula Wallpaper

Sejarah wallpaper ternyata sudah cukup panjang lho! Jauh sebelum teknologi cetak modern ada, manusia sudah mencoba menghias dinding mereka. Di zaman dulu, orang-orang menggunakan kain, kulit binatang, atau bahkan daun-daunan untuk menutupi dinding batu atau kayu yang dingin dan kasar. China dipercaya sebagai tempat kelahiran wallpaper, sekitar abad ke-2 SM. Mereka mulai menempelkan kertas beras pada dinding. Teknik ini kemudian menyebar ke Mesir dan Eropa melalui jalur perdagangan.

Perkembangan Wallpaper di Eropa

Di Eropa, wallpaper mulai populer sekitar abad ke-16. Awalnya, wallpaper dibuat secara manual dengan tangan, menggunakan teknik block printing yang rumit dan mahal. Hanya kalangan bangsawan dan orang kaya saja yang mampu menghiasi rumah mereka dengan wallpaper mewah. Motif yang populer saat itu biasanya meniru kain permadani mahal atau lukisan dinding yang rumit. Seiring berjalannya waktu, teknik pembuatan wallpaper semakin berkembang, terutama setelah ditemukannya mesin cetak di abad ke-15.

Wallpaper Modern

Revolusi Industri di abad ke-18 dan 19 membawa perubahan besar dalam produksi wallpaper. Mesin cetak mekanis memungkinkan produksi wallpaper secara massal dengan biaya yang lebih murah. Ini membuat wallpaper menjadi lebih terjangkau dan bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Berbagai inovasi terus muncul, mulai dari teknik cetak yang lebih canggih, penggunaan bahan-bahan baru, hingga desain motif yang semakin beragam. Wallpaper modern sekarang sangat bervariasi, mulai dari yang polos minimalis hingga yang bermotif rumit dan mewah, bahkan ada yang bertekstur 3D!

Sejarah Singkat Wallpaper

Jenis-Jenis Bahan Wallpaper

Wallpaper tidak hanya beragam motifnya, tapi juga bahannya. Pemilihan bahan wallpaper sangat penting karena akan mempengaruhi tampilan, daya tahan, dan cara pemasangannya. Berikut beberapa jenis bahan wallpaper yang umum ditemui:

Wallpaper Kertas (Paper Wallpaper)

Ini adalah jenis wallpaper yang paling umum dan paling ekonomis. Wallpaper kertas biasanya terbuat dari satu atau beberapa lapisan kertas yang dicetak dengan motif tertentu. Kelebihan wallpaper kertas adalah harganya yang murah dan pilihan motif yang sangat banyak. Namun, kekurangannya adalah kurang tahan lama, mudah robek, dan sulit dibersihkan. Wallpaper kertas juga kurang cocok untuk ruangan yang lembab seperti kamar mandi atau dapur.

Wallpaper Vinyl

Wallpaper vinyl adalah jenis wallpaper yang paling populer saat ini. Wallpaper ini terbuat dari lapisan kertas yang dilapisi dengan lapisan vinyl (PVC). Lapisan vinyl ini membuat wallpaper vinyl menjadi lebih tahan air, tahan gores, dan mudah dibersihkan. Wallpaper vinyl juga lebih tahan lama dibandingkan wallpaper kertas dan tersedia dalam berbagai macam tekstur dan motif. Karena kelebihannya, wallpaper vinyl cocok digunakan di berbagai ruangan, termasuk kamar mandi dan dapur.

Wallpaper Kain (Fabric Wallpaper)

Wallpaper kain memberikan sentuhan mewah dan elegan pada ruangan. Wallpaper ini terbuat dari lapisan kain yang ditempelkan pada lapisan kertas atau non-woven. Jenis kain yang digunakan bisa beragam, seperti linen, sutra, atau serat alami lainnya. Wallpaper kain memberikan tekstur yang unik dan tampilan yang lebih hangat dan mewah. Namun, wallpaper kain biasanya lebih mahal dan lebih sulit dibersihkan dibandingkan wallpaper vinyl atau kertas.

Wallpaper Non-Woven

Wallpaper non-woven terbuat dari campuran serat selulosa dan serat tekstil sintetis. Jenis wallpaper ini lebih kuat, lebih tahan lama, dan lebih mudah dipasang dibandingkan wallpaper kertas. Wallpaper non-woven juga lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang. Selain itu, wallpaper non-woven memiliki tekstur yang lebih lembut dan lentur, sehingga lebih mudah diaplikasikan pada dinding yang tidak rata.

Wallpaper Flock

Wallpaper flock adalah jenis wallpaper yang unik dengan permukaan bertekstur seperti beludru. Tekstur ini dihasilkan dari serat-serat halus (flock) yang ditempelkan pada lapisan dasar wallpaper. Wallpaper flock memberikan kesan mewah, hangat, dan elegan pada ruangan. Namun, wallpaper flock cenderung lebih sulit dibersihkan dan kurang cocok untuk ruangan yang sering dilalui orang atau anak-anak karena permukaannya yang rentan kotor.

Wallpaper Foil

Wallpaper foil memberikan tampilan yang modern dan glamor dengan efek metalik yang berkilauan. Wallpaper ini terbuat dari lapisan foil metalik yang ditempelkan pada lapisan dasar wallpaper. Wallpaper foil cocok digunakan untuk menciptakan aksen dinding yang menarik perhatian atau memberikan kesan ruangan yang lebih luas dan terang. Namun, wallpaper foil cenderung lebih mahal dan lebih sulit dipasang karena permukaannya yang licin dan rentan meninggalkan bekas sidik jari.

Jenis-Jenis Bahan Wallpaper

Keuntungan Menggunakan Wallpaper

Mengapa banyak orang memilih wallpaper daripada cat dinding? Ternyata, wallpaper punya banyak keuntungan lho!

Tampilan Lebih Menarik dan Variatif

Wallpaper menawarkan pilihan desain yang jauh lebih beragam dibandingkan cat dinding. Dengan wallpaper, kamu bisa memilih dari ribuan motif, warna, tekstur, dan gaya yang berbeda. Mulai dari motif bunga-bunga klasik, geometris modern, motif abstrak, hingga motif 3D yang unik, semuanya tersedia dalam bentuk wallpaper. Wallpaper juga bisa memberikan efek visual yang menarik, seperti membuat ruangan terlihat lebih luas, lebih tinggi, atau lebih hangat.

Wallpaper sangat efektif untuk menutupi kekurangan dinding yang tidak sempurna. Dinding yang retak halus, bergelombang, atau memiliki noda bisa disamarkan dengan baik menggunakan wallpaper. Wallpaper dengan tekstur atau motif yang ramai akan lebih efektif menyembunyikan kekurangan dinding dibandingkan wallpaper polos. Ini tentu lebih praktis dan hemat biaya dibandingkan harus memperbaiki dinding secara menyeluruh sebelum dicat.

Daya Tahan Lebih Baik (Beberapa Jenis)

Beberapa jenis wallpaper, terutama wallpaper vinyl dan non-woven, memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan cat dinding. Wallpaper vinyl tahan terhadap goresan, noda, dan kelembaban, sehingga lebih awet dan mudah dibersihkan. Wallpaper non-woven juga lebih kuat dan tidak mudah robek. Dengan perawatan yang baik, wallpaper berkualitas bisa bertahan hingga 5-10 tahun atau bahkan lebih, jauh lebih lama dari cat dinding yang biasanya perlu diperbarui setiap 3-5 tahun.

Pemasangan Relatif Mudah dan Cepat

Pemasangan wallpaper relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan mengecat dinding, terutama jika kamu menggunakan wallpaper self-adhesive atau paste-the-wall. Tidak perlu menunggu cat kering atau khawatir akan cipratan cat yang berantakan. Dengan sedikit ketelitian dan kesabaran, kamu bisa memasang wallpaper sendiri tanpa bantuan profesional. Tentu saja, untuk hasil yang lebih rapi dan profesional, terutama untuk motif wallpaper yang rumit atau ruangan yang besar, menggunakan jasa tukang pasang wallpaper tetap disarankan.

Nilai Estetika dan Personalitas

Wallpaper adalah cara yang bagus untuk mengekspresikan gaya personal dan meningkatkan nilai estetika ruangan. Wallpaper bisa menciptakan suasana yang berbeda-beda, mulai dari yang elegan, mewah, minimalis, hingga ceria dan playful. Dengan memilih motif dan warna wallpaper yang sesuai dengan selera dan kepribadianmu, kamu bisa menciptakan ruangan yang benar-benar mencerminkan dirimu. Wallpaper juga bisa menjadi focal point atau daya tarik utama dalam sebuah ruangan.

Keuntungan Menggunakan Wallpaper

Tips Memilih Wallpaper yang Tepat

Memilih wallpaper yang tepat bisa jadi tricky, karena pilihan motif dan warna sangat banyak. Biar nggak bingung, simak tips berikut ini:

Pertimbangkan Fungsi Ruangan

Ruangan yang berbeda membutuhkan jenis wallpaper yang berbeda pula. Untuk kamar tidur atau ruang keluarga, kamu bisa memilih wallpaper dengan motif dan warna yang lembut dan menenangkan. Untuk ruang kerja atau ruang belajar, pilih wallpaper dengan warna yang netral dan tidak terlalu ramai agar tidak mengganggu konsentrasi. Untuk kamar mandi atau dapur, pilih wallpaper vinyl yang tahan air dan mudah dibersihkan.

Sesuaikan dengan Gaya Interior

Wallpaper harus selaras dengan gaya interior ruangan secara keseluruhan. Jika ruangan bergaya klasik, pilih wallpaper dengan motif klasik seperti bunga-bunga besar atau damask. Jika ruangan bergaya modern minimalis, pilih wallpaper polos atau bermotif geometris sederhana dengan warna netral. Jika ruangan bergaya bohemian, kamu bisa bereksperimen dengan wallpaper bermotif etnik atau floral yang cerah dan berani.

Perhatikan Ukuran dan Pencahayaan Ruangan

Untuk ruangan kecil, hindari wallpaper dengan motif besar dan gelap karena bisa membuat ruangan terasa semakin sempit. Pilih wallpaper dengan motif kecil atau garis vertikal untuk memberikan kesan ruangan yang lebih luas dan tinggi. Untuk ruangan yang kurang cahaya alami, pilih wallpaper dengan warna cerah dan reflektif untuk memantulkan cahaya dan membuat ruangan terlihat lebih terang.

Pilih Bahan yang Sesuai Budget dan Kebutuhan

Harga wallpaper bervariasi tergantung jenis bahan, motif, dan merek. Tentukan budget yang kamu miliki sebelum memilih wallpaper. Wallpaper kertas adalah pilihan yang paling ekonomis, sementara wallpaper kain atau foil biasanya lebih mahal. Pertimbangkan juga kebutuhanmu, seperti daya tahan, kemudahan pemasangan, dan kemudahan perawatan, sebelum memutuskan jenis bahan wallpaper yang akan dipilih.

Jangan Takut Bereksperimen

Wallpaper adalah cara yang menyenangkan untuk bereksperimen dengan desain interior. Jangan takut untuk mencoba motif dan warna yang berbeda dan berani. Kamu bisa menggunakan wallpaper bermotif statement pada satu dinding sebagai aksen, atau mengkombinasikan beberapa jenis wallpaper untuk menciptakan tampilan yang unik dan personal. Sebelum memutuskan, selalu minta sampel wallpaper untuk melihat bagaimana tampilannya di ruanganmu dengan pencahayaan yang berbeda.

Tips Memilih Wallpaper yang Tepat

Cara Memasang Wallpaper Sendiri (DIY)

Memasang wallpaper sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit, asalkan kamu teliti dan sabar. Berikut langkah-langkah dasar memasang wallpaper sendiri:

Persiapan Alat dan Bahan

  • Wallpaper pilihan
  • Lem wallpaper (sesuai jenis wallpaper)
  • Meja panjang untuk memotong wallpaper
  • Pensil
  • Penggaris atau meteran
  • Gunting atau cutter
  • Kuas lem atau roller lem
  • Sikat wallpaper atau kain lap bersih
  • Tangga (jika perlu)
  • Bak air (untuk wallpaper pre-pasted)

Persiapan Dinding

  • Pastikan dinding bersih, kering, dan rata.
  • Bersihkan dinding dari debu, kotoran, dan bekas cat atau wallpaper lama.
  • Tutup retakan atau lubang pada dinding dengan dempul.
  • Jika dinding baru dicat, biarkan cat benar-benar kering (biasanya sekitar 2-3 minggu).
  • Untuk hasil terbaik, aplikasikan wallpaper primer pada dinding untuk meningkatkan daya rekat wallpaper dan memudahkan pelepasan wallpaper di kemudian hari.

Proses Pemasangan

  1. Ukur dinding: Ukur tinggi dan lebar dinding yang akan dipasang wallpaper. Tambahkan beberapa sentimeter ekstra di setiap sisi untuk jaga-jaga.
  2. Potong wallpaper: Potong wallpaper sesuai ukuran dinding yang sudah diukur, tambahkan sekitar 5-10 cm lebih panjang dari tinggi dinding untuk overlap di atas dan bawah. Perhatikan motif wallpaper jika ada, pastikan motifnya akan cocok saat disambung.
  3. Aplikasikan lem: Jika menggunakan wallpaper non-self-adhesive, aplikasikan lem wallpaper secara merata pada bagian belakang wallpaper menggunakan kuas atau roller lem. Biarkan lem meresap sesuai instruksi pada kemasan lem (biasanya sekitar 5-10 menit). Jika menggunakan wallpaper pre-pasted, celupkan wallpaper ke dalam bak air sesuai instruksi.
  4. Tempel wallpaper: Tempelkan lembaran wallpaper pertama di sudut atas dinding, pastikan posisinya lurus vertikal menggunakan garis bantu atau plumb bob. Haluskan wallpaper dari atas ke bawah dan dari tengah ke tepi menggunakan sikat wallpaper atau kain lap bersih untuk menghilangkan gelembung udara.
  5. Sambung lembaran berikutnya: Pasang lembaran wallpaper berikutnya dengan cara yang sama, pastikan motifnya cocok dengan lembaran sebelumnya. Sambungkan lembaran wallpaper dengan rapat, tanpa celah.
  6. Potong kelebihan wallpaper: Setelah semua wallpaper terpasang, potong kelebihan wallpaper di bagian atas dan bawah dinding menggunakan cutter atau gunting, ikuti garis tepi dinding atau langit-langit.
  7. Bersihkan sisa lem: Bersihkan sisa lem yang mungkin menempel pada permukaan wallpaper dengan kain lap lembab segera setelah pemasangan.

Cara Memasang Wallpaper Sendiri (DIY)

Tren Wallpaper Terbaru

Dunia wallpaper selalu berkembang dengan tren desain interior yang berubah. Berikut beberapa tren wallpaper terbaru yang sedang populer:

Motif Floral dan Natural

Motif floral dan natural kembali menjadi tren, terutama motif bunga-bunga berukuran besar, daun-daunan tropis, atau motif kayu dan batu alam. Motif-motif ini memberikan kesan segar, alami, dan menenangkan pada ruangan. Warna-warna yang populer untuk motif ini adalah hijau, biru, coklat, dan warna-warna pastel.

Wallpaper Tekstur 3D

Wallpaper tekstur 3D semakin diminati karena memberikan dimensi dan kedalaman visual pada dinding. Tekstur 3D bisa berupa motif geometris timbul, motif anyaman, atau bahkan menyerupai material alami seperti batu bata atau kayu. Wallpaper tekstur 3D cocok digunakan untuk menciptakan aksen dinding yang dramatis dan menarik perhatian.

Warna-Warna Bold dan Gelap

Warna-warna bold dan gelap seperti hijau zamrud, biru navy, terracotta, atau hitam matte semakin populer digunakan dalam desain interior. Wallpaper dengan warna-warna ini memberikan kesan mewah, elegan, dan dramatis pada ruangan. Warna-warna bold biasanya digunakan pada satu dinding sebagai statement wall atau dikombinasikan dengan furnitur dan dekorasi berwarna netral untuk menciptakan keseimbangan.

Motif Geometris Modern

Motif geometris modern seperti garis-garis, pola chevron, pola heksagonal, atau pola abstrak tetap menjadi tren yang digemari. Motif geometris memberikan kesan modern, minimalis, dan stylish pada ruangan. Warna-warna yang populer untuk motif geometris adalah hitam putih, abu-abu, emas, dan warna-warna pastel.

Wallpaper Mural Custom

Wallpaper mural custom memungkinkan kamu untuk menciptakan desain wallpaper yang benar-benar unik dan personal. Kamu bisa memesan wallpaper mural dengan gambar atau foto favoritmu, atau desain khusus yang dibuat sesuai dengan keinginanmu. Wallpaper mural custom cocok digunakan untuk menciptakan focal point yang kuat dan mengekspresikan kreativitasmu dalam desain interior.

Tren Wallpaper Terbaru

Fakta Menarik Tentang Wallpaper

Selain fungsi dekoratifnya, wallpaper juga menyimpan beberapa fakta menarik lho!

  • Wallpaper tertua yang masih ada: Wallpaper tertua yang masih ada berasal dari Inggris, sekitar tahun 1509. Wallpaper ini ditemukan di sebuah rumah pedagang di Cambridge dan terbuat dari flocked wallpaper dengan motif pomegranate.
  • Wallpaper di Gedung Putih: Gedung Putih di Amerika Serikat memiliki sejarah panjang penggunaan wallpaper. Beberapa ruangan di Gedung Putih, seperti Oval Office dan State Dining Room, dihiasi dengan wallpaper mewah dengan motif klasik.
  • Wallpaper sebagai media seni: Beberapa seniman terkenal menggunakan wallpaper sebagai media ekspresi seni mereka. Contohnya adalah William Morris, seorang seniman dan desainer Inggris abad ke-19 yang terkenal dengan desain wallpaper floral dan natural yang indah.
  • Wallpaper bisa meningkatkan nilai jual rumah: Rumah yang menggunakan wallpaper berkualitas dan desain yang menarik bisa memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan rumah dengan dinding cat polos. Wallpaper memberikan kesan rumah yang terawat dan memiliki nilai estetika yang lebih tinggi.
  • Wallpaper ramah lingkungan: Saat ini, semakin banyak produsen wallpaper yang memproduksi wallpaper ramah lingkungan. Wallpaper ramah lingkungan biasanya terbuat dari bahan-bahan alami atau daur ulang, menggunakan tinta berbasis air, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Fakta Menarik Tentang Wallpaper

Nah, sekarang kamu sudah lebih paham kan apa itu wallpaper, jenis-jenisnya, keuntungan menggunakan wallpaper, tips memilih, cara pasang, tren terbaru, hingga fakta-fakta menariknya. Wallpaper memang pilihan dekorasi dinding yang serbaguna dan bisa mengubah tampilan ruangan secara signifikan. Jadi, tertarik untuk mencoba menggunakan wallpaper di rumahmu?

Yuk, share pengalamanmu menggunakan wallpaper atau pertanyaan seputar wallpaper di kolom komentar di bawah ini! Kami tunggu ya!

Posting Komentar